Kerjasama pertama berfokus penuh buat ngebooster ekosistem investasi dan perdagangan. Diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal Jateng dan Departemen Perdagangan Fujian, kedua belah pihak sepakat buat ngebuka ruang kolaborasi yang lebih inclusive dan effortless bagi para pelaku usaha. Mulai dari saling dukung delegasi bisnis, fasilitasi promosi via pameran internasional, sampai ngasih jaminan perlindungan hak buat perusahaan yang lagi scaling up.
Nggak cuma itu, biar koordinasi nggak lagging, mereka juga membentuk Joint Liaison Group dan platform berbagi data bersama. Lewat sinergi ini, Pemprov Jateng optimis banget produk-produk unggulan lokal—mulai dari sektor perikanan, pertanian, sampai karya UMKM—bisa makin gampang 'mejeng' dan tembus pasar ekspor Tiongkok.
Nah, poin kedua yang nggak kalah hype dan seru adalah program Youth Exchange! Dikomandani oleh Biro Pemotdaker Setda Jateng dan Biro Kerja Sama Internasional Fujian, para pemuda dari kedua wilayah bakal dapet golden ticket buat networking tiap tahunnya. Selama 10 hari, anak-anak muda terpilih bakal deep dive mempelajari berbagai sektor strategis yang krusial buat masa depan.
Wagub Fujian, Zhao Zenglian, ngaku impressed banget pas site visit ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Menurutnya, proyek strategis Two Countries Twin Parks ini udah berjalan on the right track dengan komunikasi antar-tenant yang super cair.
Sekda Jateng, Sumarno, juga nyambut hangat komitmen investasi ini. Beliau menegaskan Pemprov Jateng siap ngasih full support dan kemudahan izin buat para investor Fujian. "Ini bukti nyata kalau persaudaraan Jateng dan Fujian makin solid. Biar makin impactful, jelas butuh lebih banyak proyek riil yang dieksekusi bareng," tuturnya. Fix, kolaborasi ini bukan cuma soal ekonomi, tapi juga step up buat generasi muda!

